Tutorial Subversion #2 – Konfigurasi
Sebagai studi kasus, katakanlah satu team developer sedang mengerjakan project Accounting, dengan susunan teamnya seperti gambar dibawah ini:
Catatan : Goku, sebagai team lead, dapat mengakses (baca dan tulis) semua project. Pikolo, baca semua project, tulis hanya ke modul A/R. Cell, baca semua project dan tulis hanya ke modul G/L.
Membuat user
Buka command prompt, masuk ke folder “C:\Program Files\CollabNet Subversion Server\httpd\bin” kemudian ketikkan perintah “htpasswd -cm C:\svn_repository\passwd goku” dan tekan tombol ENTER, Anda kemudian akan diminta untuk mengisi password dan file password akan dibuatkan juga difolder c:\svn_repository.
Selanjutnya, untuk menambah user lainnya cukup ketikan perintah “htpasswd -m C:\svn_repository\passwd namauser”.
Membuat Group
Buat sebuah file dengan nama “groups” (tanpa ekstension) di folder c:\svn_repository dan tambahkan baris berikut ini:
Lead: goku
ARDeveloper: pikolo
GLDeveloper: cell
Maksudnya, buat group Lead dengan membernya goku, Jika pada group terdiri dari beberapa user cukup gunakan spasi sebagai pemisahnya, semisal
Lead: Goku Gohan Bulma
Membuat repository
Repository maksudnya adalah folder/database untuk penyimpanan data nantinya. Tidak ada ketentuan untuk penamaan repository, Anda dapat menggunakan nama perusahaan, codename dari aplikasi dan sebagainya. Dalam satu repository, didalamnya nanti bisa terdapat satu atau beberapa project.
Untuk membuat repository baru, masuk ke command prompt, masuk ke folder c:\svn_repository kemudian ketikkan perintah “svnadmin create accounting” (accounting adalah nama repository yang akan digunakan)
Untuk mengecek apakah repository diatas telah dibuat dengan sukses, buka browser favorit Anda, dan ketikkan url berikut : http://localhost:8080/svn/accounting.
Jika terbuka dengan sukses, selamat!, Anda telah berhasil mengkonfigurasikan subversion server.
Selanjutnya, kita akan coba untuk mengupload project dan setup hak akses usernya.
